PENCIPTAAN NABI ADAM #2

Firman Allah Ta’ala Yang artinya: “padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau. “Yakni kami senantiasa beribadah kepada-Mu dan tidak ada satupun dari kami yang bermaksiat kepada-Mu. Apabila penciptaan mereka agar beribadah kepada-Mu, maka sesungguhnya kami telah beribadah siang dan malam tanpa merasa bosan.

Firman Allah Ta’ala yang artinya “Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. ” Yakni: Aku mengetahui kemaslahatan dibalik penciptaan mereka yang tidak kalian ketahui. Yakni akan ada dari kalangan mereka para Nabi, Rasul, ash-shiddiquun, asy-syuhada’. dan orang-orang yang shalih.

Kemudian Allah Ta’ala menjelaskan kepada mereka kemuliaan Adam berkaitan dengan keilmuannya. Allah Ta’ala berfirman yang artinya “Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya.”

Ibnu Abbas berkata: “Yaitu nama-nama yang dikenal oleh manusia: insan, hewan, tanah, dataran, laut. gunung, kuda, keledai, dan lain sebagainya.” Mujahid berkata: “Allah mengajarkan kepadanya nama catatan amalan, taqdir, dan lain sebagainya.” Mujahid juga mengatakan: “Allah Ta’ala telah mengajarkan kepada Adam nama setiap binatang, burung, dan segala sesuatu.” Hal senada juga diungkapkan oleh Sa’id bin Jubair, Qatadah, dan masih banyak lagi. ar Rabi’ mengatakan: “Allah Ta’ala mengajarkan nama-nama para malaikat kepada Adam.” Sedangkan Abdurahman bin Zaid berkata: “Allah Ta’ala mengajarkan kepada Adam nama-nama anak keturunannya.”

Yang benar adalah Allah telah mengajarkan kepada Adam nama-nama zat dan segala perbuatannya baik yang kecil maupun yang besar, sebagaimana yang telah diisyaratkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma.

Disini. Bukhari menyebutkan sebuah riwayat yang diriwayatkan olehnya dan Imam Muslim melalui jalur Sa‘id dan Hisyam dari Qatadah dari Anas bin Malik dari Rasulullah beliau bersabda: Orang-orang mukmin akan dikumpulkan di hari Kiamat seraya berkata: “Sekiranya ada orang yang memintakan syafaat kepada Allah untuk kami”, maka mereka pun mendatangi Adam seraya berkata: “Engkau adalah bapak manusia, Allah telah menciptakanmu dengan tangan-Nya, Dia telah memerintahkan sujud para malaikat-Nya kepadamu dan Dia telah mengajarkan kepadamu segala sesuatu.” (HR Bukhori dan Muslim) Kemudian disebutkan kelengkapan hadits di atas.

Firman Allah Ta’ala yang artinya: Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!” (QS. al Baqarah [2]: 31)

Al Hasan a1 Bashri berkata: “Ketika Allah hendak menciptakan Adam, maka para malaikat berkata: “Rabb kami tidak akan menciptakan makhluk melainkan kami lebih mengetahui daripadanya.” Maka mereka pun diuji dengan hal tersebut, yakni firman Allah Ta’ala diatas. “Jika kalian memang orang-orang yang benar” (QS. ai Baqarah [2]: 31). Dan ada yang berpendapat selain itu, sebagaimana yang telah kami paparkan dalam kitab tafsir.

Para malaikat berkata, sebagaimana yang tertera dalam firman Allah Ta’ala yang artinya: “Mereka menjawab: Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. al Baqarah [2]: 32).

Yakni. Maha Suci Engkau. Tidak mungkin seorang pun yang menguasai ilmu-Mu tanpa pengajaran-Mu. Hal ini sebagaimana yang tertera dalam Firman Allah Ta’ala yang artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. ” (QS. al Baqarah [2]: 255).

Firman Allah Ta’ala yang artinya: “Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini. Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu. Allah berfirman: “Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?” (QS. al Baqarah [2]: 33).

Yakni, Aku mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi maupun yang nampak. Ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan firman Allah ta’ala ”serta mengetahui apa yang kalian nampakkan“. yaitu, apa yang mereka (para malaikat) katakan: ”Apakah Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi ini orang yang akan membuat kerusakan padanya”. Sedangkan firman Allah Ta’ala “dan apa yang kalian sembunyikan”. Yang dimaksud adalah iblis yang menyembunyikan kesombongan dan keangkuhan terhadap Adam. Pendapat ini diungkapkan oleh Sa’idbin Jubair. Mujahid, as Sa’di, adh Dhahak, dan ats Tsauri. Pendapat ini juga dipilih oleh lbnu Jarir.

Abu ‘Aliyah, ar Rabi’. al Hasan, dan Qatadah, mengatakan: “Yang dimaksud dengan firman Allah Ta’ala yang artinya “dan apa yang kalian sembunyikan” adalah ungkapan para malaikat “tidaklah Rabb kami menciptakan makhluk melainkan kami lebih mengetahui dan lebih mulia darinya”.

diambil dari buku Kisah Para Nabi & Rasul, penulis asli al-Hafizh Ibnu Katsir. Pentahqiq Abu fida’ Ahmad bin Badruddin. diterbitkan Pustaka as-sunnah

Insya Allah dilanjutkan bagian ketiga

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *